Sejarah @ (Ampersat)
Para ahli berpendapat bahwa simbol @ pertama kali muncul pada abad ke-6
& ke-7, setelah ahli tulis Latin mengadaptasikan simbol @ dari kata
Latin “ad”, yang berarti “di”, “kepada”, dan “untuk”. Karena pada
awalnya simbol @ terdiri dari dua huruf, maka ahli tulis Latin tersebut
mencari cara untuk mengubahnya sedemikian rupa sehingga menjadi satu
huruf saja. Maka terciptalah sebuah ligature (kombinasi dua huruf)
gabungan dari dua huruf ‘d‘ ke ‘a‘
Setelah itu terdapat argumentasi
bahwa simbol @ merupakan metode baru dalam bidang perdagangan pada abad
ke-18, sebagai simbol per-satuan (5 buku @Rp 10.000–> 1 buku harganya
Rp 10.000 jika 5 maka harganya Rp 50.000).
Tanda @, biasa disebut ampersat, apetail, arroba, atmark, Acosta,
secara resmi digunakan pada sistem akuntansi dan faktur yang berarti “at
the rate” (misalnya 7 widget @ $2 = $14). Dalam beberapa tahun
terakhir, artinya telah berkembang menjadi “located at”, terutama
didalam penulisan alamat email dan media sosial.
Simbol @ dikembangkan sebagai simbol singkatan dagang dari “each at”
simbol yang menyerupai huruf “a” kecil di dalam “e” kecil ini digunakan
untuk membedakan “at” (dilambangkan dengan huruf hanya “a”) atau “per”.
Sebagai contoh, biaya “12 apel @ $1″ akan menjadi $12, sedangkan biaya
“12 apel at $1″ akan menjadi $ 1. Perbedaan yang penting dan perlu.
Lambang @ di Email
Penggagas lambang itu adalah Raymond Samuel Tomlinson yang kelahiran
tahun 1941. Sejak tahun 1960-an ia melakukan percobaan pembuatan surat
elektronik dengan format file transfer.